Investigasibhayangkara.com,
JAKARTA – Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum. resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, menggantikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.
Irjen Pol. Wibowo merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 yang telah mengabdikan sebagian besar perjalanan kariernya pada fungsi lalu lintas. Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu perwira tinggi yang memiliki kompetensi kuat di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan, manajemen lalu lintas, hingga pelayanan publik.
Kariernya dimulai dari berbagai penugasan di tingkat Polres, kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di Polda Jambi, antara lain sebagai pejabat di Direktorat Lalu Lintas, sebelum melanjutkan karier sebagai Kapolres Buton, Kapolres Kediri, dan Kapolres Serang. Berbekal pengalaman tersebut, Irjen Pol. Wibowo kemudian dipercaya mengemban jabatan di tingkat Mabes Polri hingga menjabat Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri sebelum dipromosikan menjadi Kakorlantas Polri.
Sebagai Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Wibowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme organisasi, meningkatkan pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kesiapan menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era digital.
Dalam berbagai arahannya kepada jajaran Korlantas Polri, Irjen Pol. Wibowo mengajak seluruh personel untuk menjaga kekompakan, meningkatkan integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Korlantas merupakan hasil kerja sama seluruh anggota dan sinergi dengan berbagai instansi terkait demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan modern.
Redaksi: IBInews.co.id



